Home / Uncategorized / Tuntutan Korban Pelecehan Didakwa Mengerjakan Kekerasan Seksual

Tuntutan Korban Pelecehan Didakwa Mengerjakan Kekerasan Seksual

Tuntutan Korban Pelecehan Didakwa Mengerjakan Kekerasan Seksual  – Lima pria Amerika Serikat (AS) sebagai korban kekerasan seksual pastor saat waktu beberapa anak, ajukan tuntutan hukum pada Vatikan. Dalam tuntutan ini, mereka menuduh faksi gereja menutupi ciri-ciri beberapa ribu pastor predator sex.

Seperti ditulis Reuters serta AFP, Rabu (15/5/2019) , tuntutan hukum ini di ajukan ke Pengadilan Distrik AS di St Paul, Minnesota pada Selasa (14/5) waktu ditempat. Tuntutan ke lima pria ini menyebutkan faksi Gereja Katolik rahasiakan ciri-ciri serta catatan bab lebih dari 3. 400 rohaniwan serta pastor yg didakwa mengerjakan kekerasan seksual, termasuk juga beberapa petinggi gereja.

Dalam tuntutannya, mereka mengharap pengadilan buat memandang perlu Vatikan buat mengutarakan info itu ke publik. Ke lima pria AS ini ingin biar faksi Gereja Katolik buka arsip mereka serta buka beberapa nama dan perincian bab rohaniwan yg terbawa dakwaan kekerasan seksual.

” Penggugat rasakan dirugikan karena perbuatan serta ketetapan tergugat Takhta Suci (Vatikan-red) yg tdk memberikan laporan sangkaan kekerasan seksual anak terhadap penegak hukum, ” demikian seperti dijelaskan dalam dokumen tuntutan hukum itu.

” Perbuatan Takhta Suci dalam membendung, sembunyikan serta menutupi bukti kejahatan oleh beberapa agen serta bekas agennya udah membahayakan banyak beberapa anak serta senantiasa tempatkan beberapa anak dalam bahaya, ” tambah dokumen tuntutan itu.

Stephen Hoffman, satu diantara penggugat, mengatakan dalam pertemuan wartawan jika maksud dari tuntutan ini yaitu buat menghambat perkara sama kembali berlangsung.

” Saya tak mau siapa-siapa saja alami apa yg saya serta saudara-saudara saya alami. . . Saya cuma ingin Vatikan mengerjakan perihal yg benar, ” tutur Hoffman, yg ajukan tuntutan hukum ini berbarengan dua saudara laki-lakinya, Luke serta Benedict.

Dijelaskan jika Hoffman, Luke serta Benedict jadi korban kekerasan seksual seseorang pastor bernama Curtis Wehmeyer di Minnesota di antara tahun 2006-2012 kala mereka masih beberapa anak. Wehmeyer sendiri udah diamankan tahun 2012 serta divonis 5 tahun penjara berkaitan perkara ini.

Satu penggugat yang lain, Jim Keenan (51) , menyebutkan dianya dicabuli oleh seseorang pastor tahun 1970-an. Perbuatan bejat pastor itu, menurut Keenan, tertera oleh Vatikan tapi dirahasiakan dari publik.

” Saya tampak ke publik buat menuntut Paus serta Vatikan, sebab ini mesti di stop, ” tegasnya terhadap wartawan. Penggugat ke lima yg bernama Manuel Vega (53) menyebutkan dianya jadi satu diantara 30 korban kekerasan seksual seseorang pastor asal Meksiko. Vega percaya sang pastor udah kembali pada negara aslinya selesai didakwa atas pencabulan anak kala bekerja di AS.

” Ia (sang pastor) tdk didapati keberadaannya. Dari apa yg saya dengar, ia berada pada satu tempat di Meksiko, atau di Spanyol, masih bekerja, masih beresiko, ” paparnya.

Dijelaskan dalam dokumen tuntutan jika Vatikan udah mencatat laporan bab beberapa tindak kekerasan seksual semenjak tahun 2004. Laporan lebih kurang lebih dari 3. 400 perkara kekerasan seksual dengan cara global udah dilanjutkan dengan cara langsung ke Vatikan.

Bahkan juga dokumen tuntutan itu menyebutkan Vatikan mengaku ada 3. 420 rohaniwan Katolik yg turut serta beberapa perkara kekerasan seksual, yg udah dimutasi. Tapi beberapa nama serta perkara yg menangkap mereka tak pernah dijelaskan ke publik.

About admin