Home / Berita Umum / TNI Beri Kemudahan Anak Sekolah

TNI Beri Kemudahan Anak Sekolah

TNI Beri Kemudahan Anak Sekolah – Jembatan gantung yang menghubungkan desa di Muaraenim, Sumatera Selatan, rusak kronis serta menghalangi pelajar untuk pergi sekolah. Prajurit TNI juga mempersiapkan perahu teristimewa untuk antar jemput pelajar ke sekolah.

Keadaan jembatan membentang seputar 200 mtr. diatas sungai Lematang yang menghubungkan desa Berugo serta Tanjung Dalam. Jembatan itu nampak telah tdk layak dipakai. Pada sisi alas cuma tersisa sebagian keping papan ringkih serta besi penyangga yang mulai keropos.

Melihat keadaan itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto memerintahkan deretan untuk melakukam perbaikan. Jenderal bintang dua ini memohon Dandim 0404/Muaraenim, Letkol Inf Teady Aulia lakukan survey manfaat tindak lanjut.

” Saya telah perintahkan Dandim untuk mengecek keadaan jembatan gantung, dengan pertolongan Pemda Muaraenim serta PT Musi Rimba Persada, kita mulai gotong-royong untuk perbaikan. Saya mengharapkan penduduk nanti bisa memakai jembatan kembali serta perekonomian jadi tambah lancar, ” kata Putranto pada wartawan, Jumat (9/2/2018) .

Putranto mengatakan jembatan gantung itu benar-benar demikian vital, di mana pelajar mesti mencari jakur alternatif serta jalan sejauh 8 KM apabila jembatan terputus. Argumen tersebut yang buat pelajar nekat serta terus melintas biarpun mempunyai kemungkinan terjatuh.

” Jembatan gantung itu jadi akses paling dekat, cobalah pikirkan seandainya mereka jadi korban, terjatuh dsb. Tersebut argumen kita menyelamatkan generasi muda supaya dapat bersekolah serta kami targetkan dalam tiga minggu ke depan telah usai, ” tambah Putranto.

Seperti di ketahui, sekian waktu lalu prajurit TNI dengan gagasannya mulai sediakan perahu teristimewa untuk antar jemput pelajar. Prajurit TNI pingin menegaskan pelajar terus bisa bersekolah biarpun keadaan jembatan gantung benar-benar memprihatinkan.

Kepala Desa Berugo, Desi Aryani mengakui rusaknya jembatan gantung telah berlangsung mulai sejak satu tahu kemarin. Jembatan ini benar-benar jadi akses paling utama yang acapkali dilewati pelajar pas dapat pergi bersekolah serta petani yang dapat pergi ke kebun.

” Kalau rusak telah mulai sejak th. lantas serta ini jadi hambatan kami penduduk. Jalur alternatif benar-benar ada tapi jauh, seandainya gunakan perahu kita mesti mengeluarkan biaya serta itu lumayan seandainya kita bolak-balik pengin menyeberang, ” tuturnya.

About admin