Home / Uncategorized / Terjaring Razia 4 Orang PSK Terkena Penyakit HIV

Terjaring Razia 4 Orang PSK Terkena Penyakit HIV

Terjaring Razia 4 Orang PSK Terkena Penyakit HIV – Empat orang pekerja sex komersial (PSK) yang beroperasi di lokasi Wisata Pegunungan Tretes, Kecamatan Prigen, Pasuruan terindikasi menderita penyakit membahayakan HIV/AIDS. Temuan ini didasarkan berdasar hasil kontrol kesehatan pada 12 orang PSK yang terjaring razia ketertiban umum.

Razia PSK ini menindaklanjuti Perjanjian Berbarengan Lembaga Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) berbarengan ulama Kabupaten Pasuruan dalam rencana melindungi kondisi ketertiban mendekati bln. suci Ramadhan.

Razia ini sekalian juga untuk menyosialisasikan Ketentuan Daerah (Perda) No2 th. 2017 mengenai Ketertiban Umum yang baru disyahkan DPRD Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Unit Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengungkap, razia yang dikerjakan pada Selasa malam, adalah aktivitas operasional teratur dalam rencana melindungi ketertiban serta ketentraman orang-orang.

Razia itu juga dalam rencana wujudkan lokasi wisata Tretes sebagai lokasi wisata keluarga yang nyaman untuk dikunjungi.

Dari razia yang dikerjakan dengan cara mendadak, sekurang-kurangnya 12 orang PSK sukses diamankan dari beberapa tempat mangkalnya. Beberapa PSK yang diamankan ini sudah dikerjakan kontrol kesehatan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan.

” Mereka diamankan dari sebagian titik mangkal di Tretes. Rinciannya, dari lokasi Watu Adem, petugas memperoleh 10 perempuan. Kemudian, razia beralih di lokasi Sanggrahan. Akhirnya, petugas memperoleh dua perempuan, ” kata Yudha Triwidya Sasongko.

Dari hasil kontrol tim medis, lanjut Yudha, di ketahui ada empat orang PSK yang positif menderita virus HIV/Aids. Beberapa PSK ini sudah dilimpahkan ke Dinas Sosial untuk dikerjakan pembinaan serta pemulangan ke temmpat asal semasing. Mereka datang dari luar Pasuruan, seperti Probolinggo, Malang, Surabaya, Lumajang, Cilacap serta Bandung.

Pada saat yang akan datang, penertiban serta penanggulangan pelacuran ini bakal dikerjakan dengan cara terpadu. Bukan sekedar beberapa PSK saja yang bakal dijaring razia, namun juga pialang, pria hidung belang serta penyedia layanan untuk kepentingan perbuatan maksiat itu.

” Perda Penanggulangan Pelacuran sudah disyahkan DPRD Kabupaten Pasuruan. Perda ini mengatur serta berikan kewenangan untuk membuat gugus pekerjaan serta pelibatan orang-orang yang mempunyai tujuan untuk menghimpit serta meminimalkan praktek prostitusi di Kabupaten Pasuruan, ” tandas Yudha Triwidya Sasongko.

About admin