Home / Berita Umum / Rencana Pembongkaran Hotel Di Pantai Anyer Di Tolak PHRI

Rencana Pembongkaran Hotel Di Pantai Anyer Di Tolak PHRI

Rencana Pembongkaran Hotel Di Pantai Anyer Di Tolak PHRI – Perhimpunan Hotel serta Restoran Indonesia (PHRI) menampik pemahaman pembongkaran hotel di selama bibir pantai Anyer, Kabupaten Serang. PHRI menilainya, hotel serta pemilik bangunan disana telah mempunyai izin.

” Gubernur pengen buat perda hotel yg miliki bangunan di sempadan pantai akan di ini (dibongkar) , itu tidak dapat dihitung surut. Gak dapat kalaupun ketentuan itu. Mereka (hotel serta bangunan) telah miliki IMB (izin dirikan bangunan) , telah lahir sebelumnya muncul propinsi Banten, ” kata Ketua Harian PHRI Banten Ashok Kumar kala dihubungi detikTravel, Serang, Senin (3/12/2018) .

Diluar itu, hotel-hotel serta bangunan menurut dia tetap membayar pajak. Peran PHRI di seluruhnya Banten menurut dia sampai Rp 1 triliun buat daerah.

Dia memaparkan, bila hotel serta bangunan di Anyer menyalahi peraturan batas pantai, pabrik serta industri di daerah pesisir ketujuan Anyer pun hendaknya dibongkar. Dia mempersoalkan apa pemerintah propinsi dapat kerjakan soal itu.
” Kalaupun memang terkena sempadan pantai, pabrik terkena semua dong. Itu habis dong, kan sempadan pantai, dapat gak, ” Ashok.

Ashok menambahkan, bila ada dorongan pantai buat publik, baiknya pemerintah duduk bersama-sama PHRI buat mengupas soal itu. Lantaran, sekian lama ini mulai sejak Banten berdiri, belumlah ada gagasan induk pariwisata yg dapat jadikan ukuran peningkatan pariwisata.

” Kalaupun ada gagasan induk, kita konsen benar. Janganlah nyalah-nyalahkan. Mereka telah miliki izin semua. Jadi tidak seringan membalikan tangan, ” katanya.

” Ketentuan is ketentuan, gak perlu jauh-jauh, jadi tata area yg salah. Mereka yg memberikan izin, mereka yg memberikan ini, jadi salahin siapa, ” tambah Ashok akhiri percakapan

About admin