Home / Kesehatan / Mulai Pelatihan Bagi Para Pencerah Nusantara

Mulai Pelatihan Bagi Para Pencerah Nusantara

Jakarta Untuk ke-6 kalinya Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) , organisasi sipil kemasyarakatan yang disebut transformasi dari Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millenium Development Goals (MDGs) mengawali rangkaian kursus untuk anggota Pencerah Nusantara (PN) Angkatan VI di Hotel Graha Wisata, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (13/03) .

Di buka oleh Diah Saminarsih, Pendiri CISDI serta Penasihat WHO Jender serta Pemuda untuk Kantor Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) , beberapa peserta yang terdiri dalam dokter, praktisi kesehatan penduduk, dokter gigi, perawat, bidan, paka nutrisi sosiolog, dan pemerhati kesehatan dari latar belakang non-medis ini akan dikarantina serta ikuti kursus sepanjang dua minggu.

Diah, yang sempat mendiami jabatan Staf Khusus Menteri Kesehatan bagian Penambahan Kemitraan serta SDGs pada 2014 – 2017 mengemukakan, “Pencerah Nusantara memberi langkah baru dalam service kesehatan serta jadi investasi pembangunan pelayanan kesehatan lewat research-based action. ”

Staf Khusus Menteri Bagian Penambahan Service, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Prof Dr dr Akmal Taher SpU (K) dalam peluang yang sama mengatakan supportnya atas proses program Pencerah Nusantara. “Pemerintah begitu menghendaki adaptabilitas service kesehatan penduduk yang sesuai sama konteks persoalan lokasi di semasing lokasi, ” kata Akmal.

Akmal mengedepankan utamanya penemuan dalam penambahan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat utama berbasiskan pergerakan penduduk. Menurut dia, beberapa pencerah bertindak utama dalam memaksimalkan usaha promotif serta preventif di tingkat penduduk lewat pelibatan penduduk dalam kesibukan kesehatan.

Bila beberapa pencerah ini sudah sukses menyebarkan pada tenaga kesehatan lokal, ke depan tenaga kesehatan lokal diinginkan dapat meneruskan penemuan, menjaga implementasi yang konsentrasi pada usaha promosi serta mencegah mandiri, kata Akmal.

” Pencerah Nusantara diinginkan selalu berikan penemuan serta menggerakkan penduduk dengan cara berkepanjangan, ” tutur Akmal.

Pencerah Nusantara menjadi program penambahan pelayanan kesehatan utama lewat kerja sama tim interprofesional, terdiri dalam dokter, praktisi kesehatan penduduk, dokter gigi, perawat, bidan, paka nutrisi sosiolog, serta dan pemerhati kesehatan dari latar belakang non-medis paka nutrisi.

Pergerakan ini menjadi usaha membuat pergerakan hidup sehat pada penduduk dengan cara berkepanjangan serta service kesehatan utama yang begitu memerlukan partisipasi penduduk. Di masa pembangunan berkepanjangan, yang memakai kerangka referensi sustainable development goals, andil pemuda serta hubungan kerja lintas bidang butuh serta mesti ditonjolkan. Dengan jumlah populasi pemuda menjangkau 65 juta, Indonesia punya peluang untuk tingkatkan akses serta kwalitas pelayanan kesehatan lewat pergerakan kepemudaan. Pencerah nusantara ini jadi satu diantara memiliki bentuk.

About admin