Home / Berita Umum / Kesalahan Pemerintah Dahulu Membuat Yang Sekarang Menanggungnya

Kesalahan Pemerintah Dahulu Membuat Yang Sekarang Menanggungnya

Kesalahan Pemerintah Dahulu Membuat Yang Sekarang Menanggungnya – Diawal pemerintahannya, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad buat dobrakan yang jadi sorotan. Dia memberitakan memotong penghasilan semua menteri di kabinetnya jadi usaha kurangi utang negara yang menggapai 1 triliun Ringgit.

Tidak tanggung-tanggung, Mahathir memotong 10 % penghasilan dari semasing menteri. Tidak cuman kurangi utang, pemangkasan penghasilan juga punya tujuan buat kurangi pembelanjaan pemerintah.

Diawalnya, Mahathir menyalahkan pemerintahan diawalnya yang di pimpin oleh Najib Razak, atas membengkaknya utang negara.

” Saya udah diberitahu bahwa utang kita sebetulnya 1 triliun Ringgit, tapi hari ini kita dapat pelajari serta mencari langkah buat kurangi utang ini. Potongannya merupakan pada penghasilan pokok menteri. Ini buat menunjang keuangan negara, ” papar Mahathir selagi konferensi pers selesai memimpin rapat mingguan Kabinetnya yang pertama sejak mulai dilantik jadi PM pada 10 Mei saat lalu.

” Ini udah jadi praktek saya. Saya juga melaksanakan hal yang sama waktu saya jadi perdana menteri pada th. 1981, ” tambah Mahathir seperti ditulis media Malaysia, The Star, Rabu (23/5/2018) .

Ditulis Channel News Asia, di lihat dari web site parlemen Malaysia, penghasilan bulanan perdana menteri yaitu RM 22. 827 (sekiktar Rp 81, 3 juta) , wakil perdana menteri RM 18. 168 (lebih kurang Rp 64, 7 juta) , menteri RM 14. 907 (lebih kurang Rp 53, 1 juta) serta wakil menteri RM 10. 848 (lebih kurang Rp 38, 6 juta) .

Hal semacam tersebut kontras dengan pemerintahan Najib diawalnya. Dia menjanjikan penghasilan beberapa pegawai negeri sipil naik mulai 1 Juli lain kali. Hal semacam tersebut lagi tengah diselidiki oleh Mahathir.

” Itu merupakan janji yang di buat oleh oposisi. Mereka belum juga menjadi pemenang pemilu, kami tdk terikat pada janji-janji mereka, ” kata Mahathir.

” Tapi demikianlah, kami dapat memandang lewat langkah yang benar-benar positif. Dimana mereka layak di beri tunjangan ekstra kami dapat melaksanakannya, ” tuturnya.

About admin