Home / Uncategorized / Kaspersky Sekarang Rawan Akan Pencurian Data

Kaspersky Sekarang Rawan Akan Pencurian Data

Kaspersky Sekarang Rawan Akan Pencurian Data – Hacker asal Rusia mengambil data rahasia National Security Agent (NSA) lewat salah satunya agen kontraktornya. Peristiwa yang didapati berjalan pada 2015 ini sebagai pembobolan besar di internal NSA.

Dilansir dari Wall Street Journal, Minggu (8/10/2017) , pencurian data ini dikira berlangsung sesudah si agen NSA mentransfer data-data itu ke pc milik dia.

Agen itu memakai software antivirus buatan Kaspersky, yang amat mungkin banyak peretas mengidentifikasi serta membidik data punya agen itu.

Tdk terang apakah peretasan yang baru didapati ini masih tetap perihal Shadow Brokers atau bukanlah. Shadow Brokers merupakan sebutan buat rentetan kebocoran data NSA yang banyak perihal dengan pemerintahan Rusia.

Disamping itu, perihal software Kaspersky yang dicurigai jadi ‘tokoh utama’ dalam pencurian data ini, tdk didapati apakah Kaspersky sendiri memahami ada serangan ini.

Yang pasti, program antivirus ini dengan teratur berkirim data telematika ke server pusatnya. Dalam persoalan Kaspersky, server pusatnya bertempat di Rusia.

Transmisi data ini dienkripsi memakai SSL. Tapi apabila pihak Rusia dapat buka enkripsi itu, mereka dapat mendeteksinya tanpa ada didapati Kaspersky ataupun agen NSA.

Kaspersky Sekarang Rawan Akan Pencurian Data – Buat Kaspersky, laporan ini buat perusahaannya jadi tambah dicurigai, ditengah memburuknya pertalian Amerika Perkumpulan (AS) serta Rusia yang beresiko jadi tambah luas.

Seperti didapati, antivirus Kaspersky dilarang penggunaannya di Negeri Paman Sam. Pemerintahan Donald Trump sudah meniadakan nama Kaspersky Lab dari daftar vendor buat pembelian feature tehnologi yang dapat difungsikan oleh lembaga pemerintahan.

Alasannya, dikuatirkan product keamanan Kapersky jadi jalur yang difungsikan Kremlin buat masuk ke jaringan di AS.

Hal semacam tersebut jadi perbuatan konkrit dari kesangsian tubuh intelijen serta parlemen AS yang tampil mulai sejak lebih dari satu bln. saat lalu.

Mereka mempercayai perusahaan antivirus yang bermarkas di Moskow itu mempunyai pertalian erat dengan tubuh intelijen Rusia yang ada dibalik serangan cyber ke AS.

About