Home / Uncategorized / Inter Kesusahan Mencari Gol Balasan

Inter Kesusahan Mencari Gol Balasan

Inter Kesusahan Mencari Gol Balasan – Juventus memenangi duel Derby D’Italia jilid ke-2 musim ini kontra Inter Milan. Bertanding di kandang sendiri, Bianconeri menang tidak tebal dengan score 1-0.

Pada pertandingan yang dihelat di Juventus Stadium, Senin (6/2/2017) dinihari WIB, Juve tampak full team dengan turunkan formasi terbaiknya yaitu 3-4-3, yang di isi trio Mario Mandzukic, Paulo Dybala, serta Gonzalo Higuain.

Di lini belakang, ‘Si Nyonya Tua’ memainkan trio Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, serta Alex Sandro. Inter sendiri memankan formasi yang termasuk mengagetkan.

Inter juga memainkan taktik basic 3-4-3, trio Mauro Icardi, Ivan Perisic, serta Antonio Candreva di lini depan. Joa Mario juga kadang-kadang dapat maju menolong serangan.

Tampak sebagai tuan tempat tinggal, Juve tampak menguasai dengan 12 attempts, enam salah satunya berbuntut pas tujuan. Disamping itu Inter miliki sembilan attempts, namun cuma dua yang merepotkan.

Gol kemenangan Juve terwujud di pengujung babak pertama lewat Juan Cuadrado. Mendapaat bola di depan kotak terlarang, Cuadrado melepas tendangan yang tidak dapat dihalau Samir Handanovic.

Score 1-0 kerasanan sampai kompetisi selesai serta Juve semakin kokoh di puncak klassemen dengan 54 poin dari 22 kompetisi, unggul enam angka dari Napoli di posisi ke-2 serta tujuh poin dari AS Roma di urutan ketiga.

Inter sendiri ada di urutan ke lima klassemen dengan 42 poin lantaran digeser Lazio
Jalannya Pertandingan

Juve tengah on fire dengan memenangi 28 kompetisi kandang beruntun yang jadi rekor baru di Serie A. Inter juga tidak kalah ” panas ” dengan tujuh kemenangan beruntun.

Baru tiga menit pertandingan jalan, Juve telah miliki kesempatan saat Stephan Lichtsteiner kirim umpan silang yang dimaksimalkan tendangan akrobatik Paulo Dybala namun Samir Handanovic dapat menepisnya.

Di menit ke-12 Dybala kembali meneror gawangn Juve lewat tendangan melengkung serta Handanovic cuma terpaku lihat bola melayang diatas mistar.

Kans pertama Inter didapat lewat Roberto Gagliardini namun tendangannya masihlah melayang diatas mistar. Demkikian dengan juga usaha sama dari Joao Mario yang sedikit melebar dari tujuan.

Sekian dengan juga tandukan Gagliardini yang menghadap pas ke pelukan Buffon serta tendangan Higuain yang juga melebar dari bagian gawang.

Mauro Icardi miliki kans untuk buat gol saat terima umpan silang Perisic namun tendangannya dari jarak enam yard jadi menyamping.

Juve pada akhirnya dapat memecah kebuntuan di injury time babak pertama saat bola liar sepak sudut Juve jatuh di jalur tembak Cuadrado, yang tanpa ada ampun menghujamkan bola ke sudut kiri atas gawang Handanovic.

Score 1-0 jadi penutup babak itu.

Selepas babak ke-2 diawali, Handanovic menyelamatkan gawangnya dari kebobolan saat menepis tendangan Higuain dalam duel satu lawan satu.

Tidak hanya itu, Handanovic juga berhasil menepis tendangan Higuain kembali yang memperoleh umpan dari Dybala.

Inter berusaha mencari gol balasan namun kesusahan menembus ketatnya pertahanan Juve. Mereka jadi mesti kehilangan Perisic yang memperoleh kartu merah di pengujung pertandingan.

Juventus memenangi duel Derby D’Italia jilid ke dua musim ini kontra Inter Milan. Bertanding di kandang sendiri, Bianconeri menang tidak tebal dengan score 1-0.

Pada pertandingan yg dihelat di Juventus Stadium, Senin (6/2/2017) dinihari WIB, Juve nampak full team dengan turunkan formasi terbaiknya ialah 3-4-3, yg di isi trio Mario Mandzukic, Paulo Dybala, serta Gonzalo Higuain.

Di lini belakang, ‘Si Nyonya Tua’ memainkan trio Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, serta Alex Sandro. Inter sendiri memankan formasi yg termasuk mengagetkan.

Inter juga memainkan taktik basic 3-4-3, trio Mauro Icardi, Ivan Perisic, serta Antonio Candreva di lini depan. Joa Mario juga kadang kala dapat maju mendukung serangan.

Nampak sebagai tuan tempat tinggal, Juve nampak menguasai dengan 12 attempts, enam salah satunya berakhir pas arah. Disamping itu Inter punyai sembilan attempts, tetapi cuma dua yg merepotkan.

Gol kemenangan Juve terbentuk di pengujung babak pertama melalui Juan Cuadrado. Mendapaat bola di depan kotak terlarang, Cuadrado melewatkan tendangan yg tdk dapat dihalau Samir Handanovic.

Score 1-0 betahan sampai laga selesai serta Juve tambah kokoh di puncak classement dengan 54 poin dari 22 laga, unggul enam angka dari Napoli di posisi ke dua serta tujuh poin dari AS Roma di urutan ketiga.

Inter sendiri ada di urutan ke-5 classement dengan 42 poin dikarenakan digeser Lazio
Jalannya Pertandingan

Juve tengah on fire dengan memenangi 28 laga kandang beruntun yg jadi rekor baru di Serie A. Inter juga tdk kalah ” panas ” dengan tujuh kemenangan beruntun.

Baru tiga menit pertandingan jalan, Juve udah punyai kesempatan kala Stephan Lichtsteiner mengantar umpan silang yg dimaksimalkan tendangan akrobatik Paulo Dybala tetapi Samir Handanovic bisa menepisnya.

Di menit ke-12 Dybala kembali mengintimidasi gawangn Juve melalui tendangan melengkung serta Handanovic cuma terpaku menyaksikan bola melayang diatas mistar.

Kans pertama Inter didapat melalui Roberto Gagliardini tetapi sepakannya masih tetap melayang diatas mistar. Demkikian dengan juga usaha mirip dari Joao Mario yg sedikit melebar dari arah.

Demikianlah dengan juga tandukan Gagliardini yg menghadap pas ke pelukan Buffon serta tendangan Higuain yg juga melebar dari sektor gawang.

Mauro Icardi punyai kans utk buat gol kala terima umpan silang Perisic tetapi sepakannya dari jarak enam yard tambah menyamping.

Juve selanjutnya bisa memecah kebuntuan di injury time babak pertama kala bola liar sepak sudut Juve jatuh di jalur tembak Cuadrado, yg tanpa ada ampun menghujamkan bola ke sudut kiri atas gawang Handanovic.

Score 1-0 jadi penutup babak itu.

Selepas babak ke dua di mulai, Handanovic menyelamatkan gawangnya dari kebobolan kala menepis tendangan Higuain dalam duel satu lawan satu.

Tdk cuman itu, Handanovic juga berhasil menepis tendangan Higuain kembali yg beroleh umpan dari Dybala.

Inter mengusahakan mencari gol balasan tetapi ada masalah menembus ketatnya pertahanan Juve. Mereka tambah mesti kehilangan Perisic yg beroleh kartu merah di pengujung pertandingan.

Juventus memenangi duel Derby D’Italia jilid ke dua musim ini kontra Inter Milan. Bertanding di kandang sendiri, Bianconeri menang tidak tebal dengan score 1-0.

Pada pertandingan yg dihelat di Juventus Stadium, Senin (6/2/2017) dinihari WIB, Juve terlihat full team dengan turunkan formasi terbaiknya ialah 3-4-3, yg di isi trio Mario Mandzukic, Paulo Dybala, serta Gonzalo Higuain.

Di lini belakang, ‘Si Nyonya Tua’ memainkan trio Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, serta Alex Sandro. Inter sendiri memankan formasi yg termasuk mengagetkan.

Inter juga memainkan taktik basic 3-4-3, trio Mauro Icardi, Ivan Perisic, serta Antonio Candreva di lini depan. Joa Mario juga kadang waktu dapat maju menunjang serangan.

Terlihat sebagai tuan tempat tinggal, Juve terlihat menguasai dengan 12 attempts, enam salah satunya berakhir pas tujuan. Disamping itu Inter mempunyai sembilan attempts, tetapi cuma dua yg merepotkan.

Gol kemenangan Juve terbentuk di pengujung babak pertama melalui Juan Cuadrado. Mendapaat bola di depan kotak terlarang, Cuadrado membebaskan tendangan yg tidak dapat dihalau Samir Handanovic.

Score 1-0 betahan sampai kompetisi selesai serta Juve jadi kokoh di puncak klassemen dengan 54 poin dari 22 kompetisi, unggul enam angka dari Napoli di posisi ke dua serta tujuh poin dari AS Roma di urutan ketiga.

Inter sendiri ada di urutan ke-5 klassemen dengan 42 poin dikarenakan digeser Lazio
Jalannya Pertandingan

Juve tengah on fire dengan memenangi 28 kompetisi kandang beruntun yg jadi rekor baru di Serie A. Inter juga tidak kalah ” panas ” dengan tujuh kemenangan beruntun.

Baru tiga menit pertandingan jalan, Juve telah mempunyai kesempatan waktu Stephan Lichtsteiner kirim umpan silang yg dimaksimalkan tendangan akrobatik Paulo Dybala tetapi Samir Handanovic sanggup menepisnya.

Di menit ke-12 Dybala kembali mengintimidasi gawangn Juve melalui tendangan melengkung serta Handanovic cuma terpaku memandang bola melayang diatas mistar.

Kans pertama Inter didapat melalui Roberto Gagliardini tetapi sepakannya masihlah melayang diatas mistar. Demkikian dengan juga usaha sama dari Joao Mario yg sedikit melebar dari tujuan.

Demikian pula dengan tandukan Gagliardini yg menghadap pas ke pelukan Buffon serta tendangan Higuain yg juga melebar dari sektor gawang.

Mauro Icardi mempunyai kans buat buat gol waktu terima umpan silang Perisic tetapi sepakannya dari jarak enam yard jadi menyamping.

Juve selanjutnya sanggup memecah kebuntuan di injury time babak pertama waktu bola liar sepak sudut Juve jatuh di jalur tembak Cuadrado, yg tanpa ada ampun menghujamkan bola ke sudut kiri atas gawang Handanovic.

Score 1-0 jadi penutup babak itu.

Selepas babak ke dua di awali, Handanovic menyelamatkan gawangnya dari kebobolan waktu menepis tendangan Higuain dalam duel satu lawan satu.

Tdk sekedar itu, Handanovic juga berhasil menepis tendangan Higuain kembali yg mendapatkan umpan dari Dybala.

Inter mengupayakan mencari gol balasan tetapi susah menembus ketatnya pertahanan Juve. Mereka jadi mesti kehilangan Perisic yg mendapatkan kartu merah di pengujung pertandingan.

About admin