Home / Berita Umum / Guru Serta PNS Kesejahteraan Akan Di Utamakan Oleh Pasangan Prabowo-Sandiaga

Guru Serta PNS Kesejahteraan Akan Di Utamakan Oleh Pasangan Prabowo-Sandiaga

Guru Serta PNS Kesejahteraan Akan Di Utamakan Oleh Pasangan Prabowo-Sandiaga – Pasangan calon presiden calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno miliki program sendiri untuk tingkatkan kesejahteraan guru. Diantaranya, Prabowo-Sandi merencanakan meningkatkan upah guru yang berstatus menjadi PNS bila nanti mereka menang di Pemilihan presiden 2019.

“Yang PNS kita naikkan upahnya. Naik berapakah pasti kita kaji, sesuai dengan potensi APBN kita,” kata Juru bicara Tim sukses Prabowo-Sandi Andre Rosiade, Kamis (22/11/2018) malam.

Tidak hanya meningkatkan upah guru yang bersatus PNS, Andre menjelaskan ada gagasan mengusung guru honorer menjadi PNS tiada dibatasi umur optimal 35 tahun. Usaha untuk wujudkan gagasan itu, bila Prabowo-Sandi menang, jadi mesti didahului dengan revisi UU ASN.

“Pertama kita akan usahakan setahap mereka dalam 5 tahun pemerintahan Pak Prabowo-Bang Sandi untuk selekasnya diangkat jadi PNS. Triknya seperti apakah? Kita revisi UU ASN itu agar tidak ada penetapan usia 35 tahun itu. Waktu orang telah beberapa puluh tahun, belasan tahun mengabdi begitu, lantas tidak ada reward dari pemerintah? Ini kan masalah political will. Prabowo-Sandi miliki political will itu. Bagaimana mereka yang telah mengabdi belasan tahun dikasih peluang jadi PNS. Akan kita utamakan,” tutur Andre.

Ke-2, ia menjelaskan ada gagasan supaya upah guru sama dengan UMR di daerah tempatnya mengajar. Andre menyebutkan sampai kini upah guru sering dibawah UMR.

“Beberapa guru honorer ini mesti bisa kesejahteraan minimum sama juga dengan gaji minimal yang berada di semasing propinsi. Jangan pernah gaji minimal contohnya Rp 3 juta di satu kota tetapi mereka bisa Rp 500 ribu, Rp 1 juta. Bagaimana kita membuahkan pendidikan yang berkualitas jika guru tidak sejahtera,” tuturnya.

Diluar itu, juru bicara tim sukses Prabowo-Sandiaga yang lain, Faldo Maldini menjelaskan penambahan kesejahteraan guru pasti akan dikerjakan melalui perbaikan penerimaan negara. Menurut dia, bila kas negara lebih baik, jadi pengangkatan guru honorer jadi PNS dapat dikerjakan dengan setahap.

“Kami akan perbaiki bidang produksi, supaya kas negara lebih baik surplus, 700 ribu guru honorer dapat diangkat berkala, sekalian upgrade sertifikasi guru. Sesudah itu, kita dapat naikkan upah guru sampai angka yang semakin besar. Guru itu mesti kita muliakan,” kata Faldo.

Dalam berkas visi misi serta Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia yang didownload dari situs KPU, pendidikan dibicarakan pada Pilar Kesejahteraan Rakyat. Dalam pilar itu, ada point yang berbunyi, ‘Memperbaiki skema Pendidikan Nasional untuk tingkatkan kualitas sdm yang produktif serta berkapasitas saing global’. Ada pula beberapa point di program tindakan Pilar Kesejahteraan Rakyat yang mengulas masalah pendidikan, sebagai berikut:

– Mengadakan pergerakan terpadu penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur kesehatan serta pendidikan untuk tingkatkan kualitas keluarga Indonesia

– Tingkatkan akses penduduk pada buku yang murah serta dapat dijangkau lewat kebijaksanaan perpajakan yang mendukung

– Bangun perpustakaan serta taman-taman bacaan untuk menggerakkan pergerakan literasi penduduk

– Meningkatkan serta tingkatkan kualitas sekolah-sekolah kejuruan dalam semua bagian ketrampilan yang sesuai dengan ciri-ciri demografis serta geografis Indonesia menjadi negeri agraris serta maritim, salah satunya bagian ketrampilan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, serta kemaritiman, perindustrian, pariwisata, tehnologi info, termasuk juga revitalisasi balai-balai latihan kerja

– Mengusung guru honorer secepat-cepatnya dengan berkala serta tenaga honorer K2 jadi ASN, termasuk juga dibawah lingkungan Kementerian Agama serta yang lain, menetapkan gaji minimal untuk kelompok guru swasta, PAUD, Madrasah serta Yayasan, melakukan perbaikan tingkat kesejahteraan dosen, periset, serta penyuluh, dan efisiensi pemakaian biaya pendidikan untuk tingkatkan kualitas pendidikan

– Mengaplikasikan harus belajar 12 tahun lewat APBN, dan meningkatkan pendidikan jarak jauh untuk beberapa daerah yang susah dapat dijangkau serta miskin

– Menguatkan kelembagaan Pendidikan nonformal serta informal menjadi sisi dari jalan Pendidikan seperti amanat UU Skema Pendidikan Nasional Nomer 20 Tahun 2003

– Tingkatkan tersedianya daya tampung perguruan tinggi, standardisasi kualitas, tingkatkan rata-rata lama bersekolah siswa Indonesia, serta mempemudah jalan masuk perguruan tinggi

– Tingkatkan akses peserta didik penyandang disabilitas untuk memperoleh pendidikan yang inklusif

– Menggerakkan perguruan tinggi untuk peningkatan penelitian serta ilmu dan pengetahuan yang memberi dukungan taktik pembangunan, kesejahteraan penduduk serta taktik kebudayaan nasional

– Bangun skema pendidikan nasional yang memprioritaskan pembentukan ciri-ciri bangsa (8 ciri-ciri penting: relijius, memiliki moral, sehat, pintar serta kreatif, usaha keras, disiplin serta teratur, mandiri, berguna).

About admin