Home / Uncategorized / Cerita belum setuju mengenai kemunculan Sempol

Cerita belum setuju mengenai kemunculan Sempol

Sebagian kisah nampak berkaitan dengan asal mula Sempol juga berlarian di belantara kudapan kaki lima Malang.

Ditulis dari windacarmelita. com, nama kudapan yang sudah menyemarakkan Malang Selatan mulai sejak dua th. lantas itu nampak dari satu gurauan iseng sang inventor.

Inspirasi pertama kalinya nampak dari seseorang pria bernama Cak Man, yang tergelitik untuk bikin satu jajanan unik. Sama dengan cilok, cuma saja dikepal seperti mendol serta di celupkan dalam adonan telur lalu digoreng. Saus yang dipakai cuma hanya saus sambal.

Cak Man pada akhirnya memboyong product Sempol itu ke Kota Malang. Menjual product kudapan yang dinamakan Sempol, Cak Man berjualan di SMA BSS dengan gerobak warna biru. Awalannya, product ini pernah memonopoli pasar karena cuma dianya yang tawarkan Sempol itu. Dianya pernah terasa kesulitan untuk pasarkan product itu karena terbatasnya fasilitas pemasaran serta tidak ada sumber daya manusia di perusahaan kecilnya.

Demam Korea nyatanya jadi celah untuk Sempol untuk berkiprah didunia kudapan kaki lima. Sempol lalu dirubah Cak Man dengan memakai embel-embel pentol Korea. Beruntungnya, ketertarikan orang-orang cukup besar, hingga beberapa kompetitor mulai melirik sempol. Karenanya, awalilah nampak product yang sama dari penjual yang lain di sekitaran Pujasera Kampus Brawijaya serta gang SMA 8 Kota Malang.

Menempelnya brand Sempol untuk product kudapan itu, membuatnya selalu dipakai walau sudah di proses oleh produsen yang lain. Berikut yang jadi semula merebaknya Sempol seantero Malang.

Seakan lengkapi cerita perjalanan sempol itu, opini lain mengatakan asal-usul nama Sempol berawal dari daerah dimana kudapan ini di buat. Ditulis dari sediksi. com, kudapan popular ini datang dari Malang Selatan. Tepatnya datang dari desa Sempol, kecamatan Pagak, kabupaten Malang.

About admin