Home / Uncategorized / Apel, dari Asia Tengah sampai jadi ikon Malang Raya

Apel, dari Asia Tengah sampai jadi ikon Malang Raya

Meskipun populer sebagai lokasi penghasil apel, tetapi sebenarnya buah ini baru nampak di sekitaran Malang Raya pada sekitaran th. 1934. Sedang tanaman ini sendiri juga baru diperkembang serta dibawa masuk ke Indonesia pada sekitaran th. 1930-an. Lokasi pertama yang jadi tujuan penanaman apel ini jadi malah tak ada di daerah Malang Raya, tetapi Nongko Jajar yang terdapat di Kabupaten Pasuruan.

Apel sendiri diprediksikan pertama kalinya mulai berkembang di lokasi sekitaran Asia Tengah. Setelah itu buah ini banyak berkembang ke bebrapa lokasi yang juga mempunyai suhu dingin termasuk juga di Australia. Dari Australia ini lah lalu apel mulai dibawa ke daerah Indonesia serta lalu diperkembang.

Apel pertama kalinya masuk lokasi Malang pada sekitaran th. 1929 serta pertama ditanam di desa Nglebo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Ada 20 varietas apel yang dibawa serta semua datang dari Australia. Dekade sekitaran 50an serta 60an adalah bebrapa saat apel mulai banyak di kenal serta ditanam oleh petani.

Pada awal persebaran apel ini, petani serta penanamnya cuma terbatas pada beberapa orang Belanda sebagai petani atau tuan tanah. Pada th. 1934 mulai ada petani etnis Tionghoa di Batu yang juga menanam apel meskipun dengan varian yang tidak sama.

Pada saat pendudukan Jepang, banyak pertanian apel yang tidak terurus serta tak tertangani. Terkecuali lantaran ditinggal oleh pemiliknya, banyak pertanian juga dirubah jadi kebun jarak yang dipakai sebagai minyak serta pelumas untuk mesin serta kendaraan perang Jepang.

Tanaman apel mulai banyak ditanam di lokasi Batu mulai sejak sekitaran 1950-an sebagai pengganti jeruk yang banyak mati terserang penyakit. Sejak saat itu lah lokasi Malang makin sama dengan apel terlebih saat tanaman ini dapat mulai diperkembang di daerah Poncokusumo.

Tetapi hasil budidaya petani itu belum optimal lantaran langkah yang masihlah tradisional serta konvensional. Hal semacam ini sekurang-kurangnya berlangsung sampai sekitaran th. 60-an saat pada akhirnya diketemukan langkah yang lebih efektif serta efisien dalam menanam apel di lokasi sekitaran Malang.

Th. 1970-an adalah bebrapa waktu produksi apel Malang mulai jauh bertambah baik dari sisi kwalitas serta jumlah. Mulai sejak th. 70-an sampai 90-an, apel jadi product andalan lokasi sekitaran Malang terlebih Batu serta Poncokusumo.

Kerena jumlah yang banyak dan buah yang lezat dari apel Malang ini, hingga nampak sebutan Malang kota apel. Walaupun demikian, saat kejayaan apel di Malang sudah berlalu lantaran produksinya yang makin menyusut. Namun sebutan untuk Malang sebagai kota apel selalu diingat beberapa orang serta tetaplah menempel.

About admin